linux
Google Gadget Untuk Linux
submitted by: rimba on Sen, 23/06/2008 - 7:03pm
3 Juni lalu, Google merilis Gadget untuk Linux, sebagai pelengkap Google Desktop for Linux. Tidak seperti Google Desktop, Gadget ditawarkan dengan lisensi GPL. Rilis ini menumbuhkan harapan agar Google Desktop dapat lebih bermanfaat ke depan, juga harapan Google lebih mengerti keinginan komunitas.
Gadget adalah salah satu cara untuk mengembangkan aplikasi 'lintas-platform' sehingga bisa berjalan di Internet maupun di desktop. Datang dengan rasa QT dan GTK+, membuat Gadget bisa melebur dengan cantik di lingkungan Linux. Sayangnya Gadget Designer baru ada di versi Windows. Silakan mencoba sendiri, lewat referensi berikut ini.
Firefox 3 RC, Bikin Masalah di Linux
submitted by: rimba on Sen, 09/06/2008 - 9:39pm
Kandidat rilis (RC/Release Candidate) Firefox 3, bikin masalah. Sebagaimana dirilis, bahwa Firefox 3 menggunakan Sqlite sebagai penyimpan data pengguna. Karena menyimpan history, data browsing dan data-data lainnya, firefox akan mengupdate database ini dalam jumlah besar dan waktu yang relatif singkat. Ini melibatkan panggilan fsync() untuk memastikan bahwa data sudah disimpan dalam database.
Masalahnya, (1) fsync() akan dipanggil sangat sering dan (2)fsync() di Linux tidak ditangani dengan baik. Kedua kombinasi ini menyebabkan Firefox3 di Linux tidak dapat berjalan dengan optimal.
Kritik lain adalah, menggunakan database relasional pada aplikasi browser, dianggap bloated (berlebihan). Tentu saja ada pembelaan bahwa untuk memenuhi permintaan pengguna yang juga rumit, dibutuhkan penyimpan sekelas sqlite. Memang sulit untuk memenuhi keinginan pengguna dengan menjaga aplikasi menjadi tidak bloated.
Meskipun menyisakan PR, namun firefox juga memiliki kelebihan bagi pengguna Linux. Masalah penggunaan memory telah diperbaiki sehingga bisa bekerja lebih optimal. Dan firefox 3 memiliki integrasi yang lebih baik dengan GTK. Kita lihat saja, apakah Firefox 3 ini cukup berteman dengan pengguna Linux.
Kenapa Linux saya lambat?
submitted by: rimba on Sab, 26/08/2006 - 5:00pm
Dalam OLS (Ottawa Linux Symposium) yang diadakan baru-baru ini, Dave Jones mempresentasikan 'Why User Space Suck'. Dalam demonya dengan mempergunakan Fedora, ternyata pada saat booting, melibatkan pemanggilan fungsi stat() sebanyak 79,000 kali, membuka berkas 27,000 kali dan menjalankan 1382 program. Pantas saja terasa lambat! Berikut detail mana saja proses yang bertanggung jawab memperlambat proses booting tersebut.
