Your Linux Experience

 
Navigasi

Selamat datang

submitted by: rimba on Kam, 22/05/2008 - 3:46pm

Selamat datang di website Rimbalinux.com. Setelah sekian lama vakum, kami akan mencoba hadir kembali dengan materi-materi terbaru seputar Linux dan Open Source Movement.

Untuk hal-hal yang bersifat layanan komersial, silakan hubungi kami lewat form Kontak Kami

(kredit foto: linuxwallpaper.org) 

NVidia Memastikan Drivernya tetap tertutup

submitted by: rimba on Jum, 11/07/2008 - 11:35am

Menurut laporan OSNews, Nvidia akan tetap mempertahankan posisinya untuk menutup kode program untuk driver-drivernya. Berbeda dengan bebrapa vendor yang membuka kode program bagi drivernya untuk digunakan di Linux, Nvidia tetap menutupnya dan memberikan driver dalam format binary.

Beberapa waktu lalu hal ini sempat menjadi polemik, sebab antar muka binary kepada kernel hanya akan memberikan masalah bagi developer kernel. Disamping itu dengan terbitnya GPL versi 3, driver biner yang diload ke dalam kernel bisa dikategorikan sebagai DRM.

Meskipun demikian Nvidia tetap konfiden bahwa dengan proposisi seperti ini, Nvidia akan tetap diterima di lingkungan Linux dengan baik.

Sumber terkait: OSNews

 

Google Gadget Untuk Linux

submitted by: rimba on Sen, 23/06/2008 - 7:03pm

3 Juni lalu, Google merilis Gadget untuk Linux, sebagai pelengkap Google Desktop for Linux. Tidak seperti Google Desktop, Gadget ditawarkan dengan lisensi GPL. Rilis ini menumbuhkan harapan agar Google Desktop dapat lebih bermanfaat ke depan, juga harapan Google lebih mengerti keinginan komunitas.

Gadget adalah salah satu cara untuk mengembangkan aplikasi 'lintas-platform' sehingga bisa berjalan di Internet maupun di desktop. Datang dengan rasa QT dan GTK+, membuat Gadget bisa melebur dengan cantik di lingkungan Linux. Sayangnya Gadget Designer baru ada di versi Windows. Silakan mencoba sendiri, lewat referensi berikut ini.

Matplotlib sebagai pengganti Matlab

submitted by: rimba on Rab, 18/06/2008 - 7:01pm

Jika Anda membutuhkan software untuk ploting, pengganti matlab di lingkungan Linux, Anda bisa coba Matplotlib. Dikembangkan dengan bahasa Python, matplotlib dapat digunakan untuk membuat plot, power spectra, bar chart, error chart, scatter plots, dan diagram lainnya hanya dengan beberapa kode.

4 Juni lalu, Matplotlib merilis versinya yang terbaru, versi 0.98.0. Pada versi ini dibutuhkan Python versi 4.0 dan numpy 1.1.

Kunjungi websitenya atau langsung download rilis terbaru.

Firefox 3 RC, Bikin Masalah di Linux

submitted by: rimba on Sen, 09/06/2008 - 9:39pm

Kandidat rilis (RC/Release Candidate) Firefox 3, bikin masalah. Sebagaimana dirilis, bahwa Firefox 3 menggunakan Sqlite sebagai penyimpan data pengguna. Karena menyimpan history, data browsing dan data-data lainnya, firefox akan mengupdate database ini dalam jumlah besar dan waktu yang relatif singkat. Ini melibatkan panggilan fsync() untuk memastikan bahwa data sudah disimpan dalam database.

Masalahnya, (1) fsync() akan dipanggil sangat sering dan (2)fsync() di Linux tidak ditangani dengan baik. Kedua kombinasi ini menyebabkan Firefox3 di Linux tidak dapat berjalan dengan optimal.

Kritik lain adalah, menggunakan database relasional pada aplikasi browser, dianggap bloated (berlebihan). Tentu saja ada pembelaan bahwa untuk memenuhi permintaan pengguna yang juga rumit, dibutuhkan penyimpan sekelas sqlite. Memang sulit untuk memenuhi keinginan pengguna dengan menjaga aplikasi menjadi tidak bloated.

Meskipun menyisakan PR, namun firefox juga memiliki kelebihan bagi pengguna Linux. Masalah penggunaan memory telah diperbaiki sehingga bisa bekerja lebih optimal. Dan firefox 3 memiliki integrasi yang lebih baik dengan GTK. Kita lihat saja, apakah Firefox 3 ini cukup berteman dengan pengguna Linux. 

Aliansi Open Source Indonesia

submitted by: rimba on Sen, 02/06/2008 - 9:45am

Dalam acara IGOS Summit II yang lalu, digagas terbentuknya Aliansi Open Source Indonesia (AOSI). Aliansi yang digagas oleh Harry Sufehmi dari Rimbalinux ini, ternyata mendapat sambutan yang cukup positif dari pelaku bisnis IT. Saat ini, aliansi yang juga didukung penuh oleh Depkominfo, telah memilih 4 formatur yang akan mempersiapkan pembentukan resmi AOSI. Keempat formatur tersebut adalah Harry Sufehmi, Rusmanto, Teddy Sukardi dan Sumitro Rustam. Diharapkan dengan pembentukan AOSI ini, teknologi berbasis Open Source menjadi memiliki legitimasi yang kuat untuk diterapkan di lingkungan bisnis. (kredit foto: Kompas.com/Tri Wahono)

Baca Berita terkait

Partisipasi dalam IGOS Summit 2

submitted by: rimba on Sen, 26/05/2008 - 1:19pm

Rimbalinux ikut berpartisipasi dalam acara IGOS Summit 2. Hadir perwakilan dari Rimbalinux sebagai pembicara, Bp Harry Sufehmi dalam sesi diskusi Keuntungan Penggunaan Free/Open Source Software di Pemerintahan, Pendidikan dan Bisnis

Berikut jadwal lengkap IGOS Summit 2. Kami tunggu kehadiran Anda.

 

Lokasi:
Jakarta City Center (JaCC) Lt. 2
Jl. Kebon Kacang - Jakarta

Katakan tidak pada OOXML

submitted by: rimba on Sen, 17/09/2007 - 3:03pm

Akhir-akhir ini standarisasi format dokumen menjadi isu yang cukup ramai dibicarakan. Munculnya isu penyuapan oleh salah satu karyawan Microsoft di Swedia agar OOXML dijadikan standar dokumen terbuka oleh Lembaga Standarisasi Internasional (ISO) menjadi hal menarik untuk dicermati. Apa sebenarnya OOXML itu? Kenapa Microsoft begitu ingin OOXML menjadi ISO?

Saat tulisan ini dibuat, Badan Standarisasi Nasional (BSN) juga akan melakukan voting terhadap OOXML. Lalu apa pengaruhnya untuk negara kita jika OOXML disetujui sebagai standar format dokumen oleh BSN?

Kenapa Linux saya lambat?

submitted by: rimba on Sab, 26/08/2006 - 5:00pm

Dalam OLS (Ottawa Linux Symposium) yang diadakan baru-baru ini, Dave Jones mempresentasikan 'Why User Space Suck'. Dalam demonya dengan mempergunakan Fedora, ternyata pada saat booting, melibatkan pemanggilan fungsi stat() sebanyak 79,000 kali, membuka berkas 27,000 kali dan menjalankan 1382 program. Pantas saja terasa lambat! Berikut detail mana saja proses yang bertanggung jawab memperlambat proses booting tersebut.

Berkenalan dengan Initramfs

submitted by: rimba on Rab, 26/07/2006 - 10:57pm

Mekanisme initramfs telah dimasukkan ke dalam kernel 2.5.46. Dengan initramfs, sistem berkas(file system) dapat dibuat selama proses boot. Sistem ini agak berbeda dengan initrd dimana sebelum sistem berkas dibuat, initrd perlu mengaitkan(mount) hard disk terlebih dahulu, menemukan partisi yang cocok dan mencari berkas image untuk kemudian dikaitkan kembali menjadi sistem berkas yang siap dipergunakan sebelum proses boot dilanjutkan. Sedangkan initramfs ini bisa dijalankan jauh sebelum kernel melakukan pengaitan disk. Lalu initrd, proses ini inheren dengan kernel.

Login pengguna
Pengguna terbaru
  • kardimas sm
  • rizazaenal
  • egavirgana
  • sumputasri
  • rexzax